
Sabtu, 24 Januari 2026, angin kencang yang melanda sebagian besar wilayah Kota Magelang sejak pagi hari mengakibatkan sejumlah kejadian bencana, terutama pohon tumbang dan kerusakan rumah warga. Merespon kondisi tersebut, Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kota Magelang bergerak cepat melakukan penanganan di beberapa titik lokasi terdampak.
Kejadian pertama dilaporkan pada pukul 09.15 WIB berupa pohon tumbang di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di depan SMK Pendowo. Pohon tumbang tersebut menutup akses jalan dan berdampak pada halaman depan sekolah. TAGANA segera melakukan pembersihan ranting dan kayu guna membuka kembali akses jalan.
Selanjutnya, pada pukul 09.45 WIB, pohon tumbang kembali terjadi di Jalan Kapten Yahya, tepatnya di depan SMK Kristen 2 Magelang. Pohon tersebut menutup akses jalan antar kampung. TAGANA melakukan pemotongan pohon dan pembersihan lokasi agar aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.

Kejadian ketiga terjadi di Jalan Ahmad Yani, kawasan Plengkung, pada pukul 09.50 WIB. Pohon tumbang di lokasi ini menimpa tiang listrik dan menyebabkan kabel PLN berserakan serta menutup akses jalan. TAGANA melakukan pemotongan pohon dan pengamanan area demi keselamatan pengguna jalan.
Pada siang hari, pukul 12.07 WIB, pohon tumbang juga terjadi di kawasan wisata Kebun Raya Gunung Tidar yang menutup akses pintu masuk. Dalam kejadian tersebut, dilaporkan satu orang peziarah meninggal dunia di lokasi akibat serangan jantung, sementara korban lainnya dilarikan ke RSUD Tidar untuk mendapatkan penanganan medis. TAGANA melakukan pemotongan pohon dan pembersihan area kejadian.
Selain itu, pada pukul 11.45 WIB, pohon kelapa tumbang di Jalan Sunan Giri, Perumahan Villa Gading Mas 5, dan menimpa satu rumah warga. Penanganan masih dalam tahap perundingan mengingat kondisi pohon yang tinggi serta akses lokasi yang sempit dan padat penduduk.
Kejadian terakhir berupa atap rumah yang lepas akibat angin kencang dilaporkan pada pukul 12.19 WIB di wilayah Tidar Krajan. Rumah milik Bapak Nar, RT 3 RW 7 Kelurahan Tidar Utara, Kecamatan Magelang Selatan, mengalami kerusakan pada bagian atap. Tagana melakukan penanganan darurat dengan memperbaiki atap menggunakan material seadanya seperti kawat dan perlengkapan lain yang tersedia.


Dinas Sosial Kota Magelang melalui TAGANA menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan apabila terjadi kejadian bencana di lingkungan sekitar. Respons cepat dan sinergi antar pihak diharapkan dapat meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan.
Penulis : Safira Ayulianti, S.M (Petugas Pusat Kesejahteraan Sosial)
Editor : Dwi Ambar Pratiknyo,S.Sos.,MPSSpĀ (Penyuluh Sosial Ahli Madya)
