
Dinas Sosial Kota Magelang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan edukasi kepada masyarakat melalui program Dialog Semarang Menyapa yang diselenggarakan oleh Pro 1 RRI Semarang pada Selasa (14/7/2026). Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kota Magelang, Bambang Nuryanta, S.E., M.M., hadir sebagai narasumber dengan mengangkat tema “Membangun Penanganan PGOT yang Humanis dan Berkelanjutan”.
Dalam dialog interaktif tersebut, Bambang Nuryanta, S.E.,M.M menyampaikan bahwa penanganan Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar (PGOT) di Kota Magelang dilaksanakan melalui pendekatan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Penanganan dilakukan secara terpadu melalui sinergi antara Dinas Sosial, Satpol PP, TNI, Polri, pemerintah wilayah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, sehingga pelayanan yang diberikan tidak hanya bersifat penertiban, tetapi juga rehabilitasi sosial dan pemulihan keberfungsian sosial bagi penerima layanan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Dinas Sosial Kota Magelang juga mengoptimalkan fungsi Rumah Singgah sebagai tempat pelayanan sementara bagi PGOT dan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) terlantar. Melalui layanan tersebut, penerima manfaat memperoleh asesmen, pemenuhan kebutuhan dasar, pendampingan sosial, penelusuran keluarga hingga proses reunifikasi sebagai bagian dari rehabilitasi sosial yang berkelanjutan.

Selain menjelaskan berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kota Magelang, Kepala Dinas Sosial juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam penanganan PGOT dengan tidak memberikan uang secara langsung kepada pengemis di jalan. Dukungan masyarakat melalui pelaporan kepada instansi terkait dinilai akan membantu pemerintah dalam memberikan penanganan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Melalui keikutsertaan dalam Dialog Semarang Menyapa, Dinas Sosial Kota Magelang berharap semakin meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penanganan PGOT yang mengedepankan aspek kemanusiaan, kolaborasi, dan rehabilitasi sosial. Sinergi seluruh pihak diharapkan dapat mendukung terwujudnya Kota Magelang yang tertib, inklusif, dan ramah bagi seluruh masyarakat.
Penulis : Safira Ayulianti, S.M (Petugas Pusat Kesejahteraan Sosial)
Editor : Dwi Ambar Pratiknyo,S.Sos.,MPSSpĀ (Penyuluh Sosial Ahli Madya)
